Agama dan Sistem Kebudayaan Menurut Clifford Geertz
Ringkasan poin utama bahan pustaka ini :
Agama sebagai Sistem Simbol: Geertz mendefinisikan agama bukan sebagai kumpulan dogma, melainkan sistem simbol yang berfungsi menciptakan "suasana hati" (moods) dan motivasi yang kuat serta tahan lama dalam diri manusia.
Pendekatan Antropologi Interpretatif: Berbeda dengan teori Marxisme atau Psikoanalisis yang cenderung menyederhanakan agama, Pals menjelaskan bahwa Geertz menggunakan metode "Thick Description" (pelukisan mendalam) untuk memahami makna subjektif dari tindakan religius melalui kacamata penganutnya sendiri.
Aura Faktualitas: Agama bekerja dengan menyelimuti konsep-konsep tentang tatanan umum eksistensi dengan "aura faktualitas", sehingga simbol-simbol tersebut tampak sangat realistis bagi pemeluknya dan menjadi pedoman hidup yang absolut.
Etos dan Pandangan Dunia: Pals menyoroti bagaimana Geertz menghubungkan Etos (gaya hidup dan estetika moral) dengan Pandangan Dunia (Worldview), di mana agama berfungsi untuk membuat etos menjadi masuk akal dan pandangan dunia menjadi emosional.
Tidak tersedia versi lain